Protista, Ciri-Ciri Protista, Macam-Macam Protista dan segala pengetahuan tentang Protista


Protista A. Ciri-Ciri Protista - Protista diduga sebagai hewan pertama kali yang hidup di dunia ini. Istilah protista diambil dari bahasa yunani, yaitu protos yang berarti pertama/mula-mula, dan kritos berarti membuat/Menyusun. Mereka mulai hidup di dunia ini sekitar 1-2 miliar tahun yang lalu, makhluk ini membuat para ilmuwan ragu-ragu karena mirip dengan hewan, tumbuhan atau jamur. Untuk itulah dibuat golongan tersendiri, yaitu kingdom protista.

Dari hasil penelitian ditemukan bahwa hewan ini merupakan organism yang tubuhnya bersel tunggal atau uniseluler, tetapi ada juga yang bersel banyak/multiseluler tetapi hanya beberapa diantaranya. Cara hidupnya yang membentuk koloni (berkelompok). Bagaima tentang cara hidup protista? Habitat umumnya di tempat yang lembab, misalnya di laut, air tawar, tanah yang lembap, bahkan ada yang hidup di jaringan organism lain sehingga hewan ini termasuk organism akuatik. Bagaimana dengan cara perkembangan dan cara protisa mendapatkan makanananya? Untuk mempertahankan jenisnya, mikroba ini berkembang biak dengan cara membelah diri, misalnya pembelahan biner. Cara yang demikian merupakan perkembang biakan secara aseksual. Tetapi ada juga yang bereproduksi secara seksual, yaitu dengan penyatuan gamet.
Sedangkan cara perkembangbiakan protista secara seksual dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.
1. Isogami (Penyatuan dua gamet tang dapat bergerak/motil yang sama bentuk dan ukurannya)
2. Oogami (penyatuan dua gamet yang tidak bergerak/inmotil yang berbeda ukuran dan bentuknya)
3. Anisogami (penyatuan dua gamet yang bergerak/motil yang berbeda ukuran dan bentuknya)
Bagaimana cara protista memenuhi kebutuhan makananya? Pada saat ada cahaya, mereka membuat makananya sendiri karena mereka memiliki klorofil sehingga mampu berfotosintesi atau bersifat fotoautotrof dan sebaliknya, pada saat gelap mereka bersifat heterotrof.

B. macam-Macam Protista

1. Penggolongan protista

Banyak golongan protista yang mempunyai kemiripan ciri-ciri dan sifat seperti hewan, tumbuhan, atau jamur, maka beberapa ahli membagi protista menjadi tiga golongan, yaitu protista mirip hewan, protista mirip tumbuhan, dan protista mirip jamur.

a. Protista mirip hewan/protozoa
Protista mirip hewan adalah golongan protozoa. Protozoa merupakan salah satu bagian berkelompok dari protista, apa sebabnya? Mereka memiliki cir-ciri yang sama dengan protista, yaitu tubuhnya terdiri atas satu sel dan eukaruotik. Untuk itulah semua aktivitasnya dilakukan oleh sel itu sendiri seperti bergerak, bereproduksi, dan lain-lain.

Tubuh protozoa umumnya tidak mempunyai dinding sel yang kuat dan di dalamnya terdapat nukleus, vakuola, mitokondria, dan ribosom. Ukuran tubuhnya berkisar antara 5-100 milimikron, jadi sangat mikroskopis. Hidunya ada yang berkoloni dengan membentuk kumpulan sel dan ada pula yang berprilaku sebagai parasit dan oranisme lain. Lebih dari 64.000 spesies protozoa telah dikenal, diperkirakan 32.000 berupa fosil dan 22.000 merupakan bentuk-bentuk yang bebas, 10.000 adalah sebagai parasit. Hidupnya sebagian berkoloni atau hidup soliter, sebagian dapat bergerak bebas dan dapat pula menempel (sessil).
Dimanakah kita dapat menemukan protozoa? Protozoa mempunyai tempat hidup dimana-mana, yaitu di  perairan, misalnya di kolam, air laut, air tawar, tetapi ada juga yang hidup sebagai parasit pada hewan atau tumbuhan, bahkan manusia. Di  tanah pun mereka bisa hidup, untuk itulah hewan tersebut dimasukkan kelompok kosmopolit, artinya dapat ditemukan di berbagai tempat.
Karena hidupnya ada yang berada di perairan, maka mereka mempunyai peranan penting dalam rantai makanan untuk komunitas lingkungan akuatik. Peranan protozoa yang hidup dari fitoplankton (organism seperti tumbuhan) yang fotosintetik dan zooplankton sebagai makanan bagi hewan-hewan lebih besar. Karena peristiwa tersebut sehingga dapat digambarkan sebagai berikut
Energi cahaya – Fitoplankton- Zooplankton – Hewan-hewan yang lebih besar
Begitu juga protozoa yang hidup di lingkungan daratan yang basah atau akuatik, mereka sebagai pemakan bakteri atau cendawan atau disebut protozoa saprofitik dengan memanfaatkan subtansi yang dihasilkan oleh bakteri atau cendawan.
Oleh sebab itu, dapat dikatakan protozoa berperan sangat penting di dalam keseimbangan ekologis dan dapat digambarkan sebagai berikut
Tubuh mati produsen dan konsumen serta produk ekskresinya, termasuk tinja – Dekomposisi oleh bakteri atau cendawan – Ditelan oleh protozoa
Berdasarkan bagan proses tersebut, coba pikirkan bagaimana menurut anda apabila protozoa musnah atau tidak ada di dunia ini?

1. Ciri Morfologi

Bentuk protozoa sangat beragam, ada yang berbentuk lonjong, menyerupai bola, memanjang dan polimorfik (memiliki berbagai bentuk morfologi), ukuran tubuhnya berdiameter 1 milimikron. Sel protozoa terbungks memberan sitoplasma dan setiap selnya mempunyai satu atau beberapa nukleus.
Pada umumnya protozoa dapat membentuk sista atau seludang yang dibuat secara vegetif/trofozoit sehingga melinndungi dirinya terhadap bahaya dari alam sekitarnya, misalnya kekeringan dan kehabisan makanan atau keasaman perut di dalam inangnya. Untuk mempertahankan jenisnya, protozoa berkembang biak dengan cara aseksual/ Vegetatif dan seksual/generative.

2. Cara Reproduksi
Untuk mempertahankan jenisnya, protozoa berkembang biak dengan cara aseksual/vegetatif dan seksual/generatif. Reproduksi secara aseksual, yaitu dengan cara membelah diri atau permbagian selnya sama. Pembelahan ini dapat terjadi, baik secara membujur atau melintang pada sepanjang selnya sehingga menghasilkan anak-anak sel yang dapat berukuran sama atau tidak sama.
Jika pada proses pembelahan diri (pembagianya) menghasilkandua anak sel, maka disebut pembelahan biner, namun apabila terbentuk banyak anak sel dinamakan pembelahan bahu rangkap (multiple fission).
Beberapa kelompok protozoa bereproduksi secara seksual, yaitu dengan cara penggabungan atau penyatuan fisik sementara antara dua individu kemudia terjadi pertukaran nukleus. Dengan demikian, akan terjadi perpaduan sifat yang dibawa oleh kedua individu tersebut dan menghasilkan satu invidu baru.

3. Ciri fisiologi
Pada suhu berapa protozoa dapat hidup? Pada umumnya protozoa membutuhkan suhu optimum untuk tumbuh antara 16-25 derajat celcius, dengan suhu maksimumnya antara 36-40 derajat celcius. Adapu  pH (Derajat keasaman optimum) untuk proses metabolismenya adalah antara Ph 6-8.
Anda sudah mengeetahui bahwa protista  ada yang fotoautotrof dan heterotrof. Bagaiaman dengan protozoa? Karena protozoa termasuk anggota protista, maka protozoa juga mempunyai klorofil dan bersifat fotoautotrof. Namun, ada beberapa protozoa  yang tidak memiliki klorofil. Protozoa jenis ini mendapatkan makanan/nutrient organiknya melalui membrane sitoplasma seperti pada bakteri. Ada juga protozoa yang makan dengan cara menelan makanannya yang berupa bakteri, ganggang, bahkan protozoa jenis lain. Setelah ditelan, makanan tersebut akan masuk/terkurung di dalam Vakuola. Disinilah makanan tersebut akan dirombak oleh enzim-enzim dari subtansi yang kompleks menjadi bentuk terlarut yang dapat diasimilasi. Ada beberapa bahan makanan setelah tertelan tidak terurai menjadi bentuk yang terlarut dalam vakuola dan dapat  dikeluarkan dari sel melalui pori anus atau tetap berada di dalam vakuola yang bergerak di permukaan sel sehingga vakuola akan pecah dan membuka untuk membuang kotoran-kotoan itu dari dalam sel.
Dari kejadian itu, anda dapat memikirkan jika protozoa itu bersifat parasit, yaitu hidup dalam organism lain, apakah inang yang ditumpangi akan mengalami keadaan patologis? Jika ya, berarti dalam hal ini protozoa bersifat merugikan bukan?

Terkadang interaksi antara protozoa dengan organisme lain bis bersifat mutualisme/menguntungkan, misalnya flagellate (jenis protozoa) yang hidup di dalam usus rayap yang dapat dimanfaatkan oleh rayap itu sendiri karena apabila flagellatanya dihilangkan dari ususnya maka rayap itu akan mati. Jadi, apakah yang terkadung dalam flagellate? Coba pikirkan!

4. Jenis-jenis protozoa

Protista, Ciri-Ciri Protista, Macam-Macam Protista dan segala pengetahuan tentang Protista
Protista, Ciri-Ciri Protista, Macam-Macam Protista dan segala pengetahuan tentang Protista


Ada beberapa jenis-jenis protozoa sebagai berikut

a. Flagellata (filum Mastigophora)
Apabila kita melihat dari namanya, maka flagellate ini bergek dengan bantuan satu ataul lebih flagella. Bentuk Flagela seperti cambuk. Letaknya berada pada ujung anterior tubuhnya. Selain berfungsi sebagai alat gerak, flagela juga dapat digunakan untuk mengetahui keadaan lingkungannya. Tampak pulla membrane yang berombak-ombak dan kelihatan menonjol, sehingga flagela dan membrane ini berguna untuk gerak aktif dan atau mengumpulkan makanan dengan cara menghasilkan aliran air di sekitar mulut sehingga makanan dapat memasukui mulut. Sitoplasma flagellate dikitari oleh polikel atau pembungkus yang nyata sehingga memberikan bentuk tubuhnya.

Dilihat dari bentuknya, flagellate ini dikelompokkan menjadi dua, yaitu berbentuk seperti tumbuhan, dinamakan fitoflagelata yang mengandung klorofil dan bersifat fotosintetik, contohnya euglena. Adapun yang berbentuk seperti hewan disebut zooflagelata, tidak mempunyai klorofil dan bersifat heterotrof, contohnya trypanosoma.

Apa peranan flagellate pada makhluk hidup?
1. Trichonympha dan Myxotricha
Jenis flagellata ini hidup di dalam usus rayap yang membantu rayap untuk mencerna kayu karena dpat mengueluarkan enzim selulosa. Enzim mini membuat partikel kayu tersebut menjadi lunak, sehingga mudah dirombak dan terurai menjadi bagian-bagian kecil lalu diserap oleh rayap. Bahan yang diserap ini sebagian dibutuhkan oleh rayap dan sebagian untuk kelangsungan hidup flagellata.
2. Trypanosoma gambiense
Golongan dari spesies ini pada umumnya hidup sebagai parasit yang hidup di dalam darah, baik manusia maupun ternak. Penyakit ini pernah menyerang orang aflrika bagian barat dengan gejala awal si penderita suka tidur dan dikenal dengan penyakit tidur. Trypanosoma gambiense hidup di dalam kelenjar ludah lalat tsetse (glossina palpalis), pada saat menusuk kelenjar yang mengandung parasit tersebut masuk ke dalam darah manusia yang menyerang getah bening (kelenjar limfa) dan akibatnya kelenjar limfa si penderita membengkak/membesar dan terasa nyeri disertai demam tinggi.
Apabila tidak segera diobati, setelah beberpaa bulan kemudia trypanosome gambiense akan menyerang sistem saraf (otak). Hal tersebut akan mengakibatkan penderita mengalami kelumpuha, penurunan mental, dan tidak dapat berbicara dengan jelas serta sering pingsan. Jika keadaan ini berlanjut, maka si penderita akan koma dan akhirnya akan meninggal dunia. Penyakit ini dikenal sebagai penyakit tidur di “Afrika Barat”. Apakah juga ada penyakit tidur di Afrika timur? Penyakit tidur di Afrika Timur disebabkan oleh spesies Trypanosoma rhodensense, hanya penulannya melalui lalat glossina morsitans.
3. Trichomonas Vaginalis
Bila ditinjau dari namanya, jenis ini menimbulkan satu tipe penyakit vaginitis, yaitu merupakan peradangan pada vagina yang ditandai dengan keluarnya cairan dan disertai rasa panas seperti terbakar dan rasa gatal. Spesies ini tidak mempunyai stadium sista dan menyebar sebagai penyakit kelamin. Dapat juga menginfeksi dan menular pada pria yang menimbulkan penyakit prostatitis. Trichomonas Vaginalis dapat berpindah dari wanita ke pria melalui hubungan seksual.
4. Giardia Lamblia
Merupakan satu-satunya protozoa usus yang menimbulkan penyakit disentri/diare dan kejang-kejang di bagian perut. Protozoa ini ditemukan dalam duodenmum/usus dua belas jari. Penularannya melalui makanan atau minuman yang tercemar dan melalui kontak dari tangan ke mulut.
5. Leishmania donovani
Leishmania donovani menimbulkan penyakit pada anjing dan dapat ditularkan pada manusia. Penyakit ini menyebabkan pembesaran limpa, hati, kelenjar limfa, anemia sehingga menimbulkan kematian. Inang perantaranya sejenis lalar pasir (phlebotimus). Di Indonesia penyakit seperti ini belum ditemukan (Dan semoga saja tidak akan ditemukan ya..)

b. Rhizopoda (filum sarcodina)
Amoeba merupakan salah satu anggota Rhizopoda yang terkenal. Golongan Rhizopoda ini bergerak dengan menggunakan kaki semu (pseudopodia). Kaki semu ini sebenarnya merupakan perluasan protoplasma sehingga dapat bergerak di suatu permukaan dan menelan partikel-partikel  makanan kemudia masuk dalam vakuola yang akan dicena dalam vakuola tersebut.
Bentuk Amoeba senantiasa berubah-ubah, hidupnya bebas,terdapat di tanah becek atau di perairan yang banyak mengandung bahan organik tetapi ada juga yang hidup sebagai parasit yang sering dikenal denga sebutan entaomeba.
Pada bagian tubuh Amoeba terdapat memberan sel/membran plasma sebagai pelindung isi sel dan pengatur pertukaran zat makanan, gas, eksrkresi. Di sebelah bagian dalam terdapat sitoplasma, yaitu bagian luar (ektoplasma) bersifat lebih keruh karena terdapat organel sel. Di dalam organel sel terdapat vakola yang berguna untuk mencerna makanan dan mengedarkannya, mengatur pembuangan sisa-sisa metabolism berupa cairan atua gas dan inti/nukleus yang berfungsi sebagai pusat pengatur proses yang terjadi di dalam sel.
Bagaimana cara Amoeba mendapatkan makanan? Jika ada makanan di luar, ia akan menjulurkan pseudopodianya dan akan bergerak menuju makanan tersebut. Pseudopodia akan mengelilingi makaan tersebut dan akan masuk dalam membrane plasma.Selanjutnya, prosesnya sama seperti terjadi pada protozoa.
Jika makanannya habis, Amoeba dapat mempertahankan hidupnya dengan bentuk kista, yaitu dengan tubuhnya yang inaktif berubah berbentuk bulat, sehingga membrane plasmanya menebal untuk melindungi tubuhnya dari kondisi luar yang jelek. Jika keadaan luar sudah memungkinkan, misalnya tersedia makanannya, maka dinding kisa tersebut akan pecah dan keluarlah Amoeba tersebut untuk memulai hidupnya kembali.
Apa peranan Rhizpoda dalam kehidupan manusia?
1.  Entaomeba
Golongan Entamoeba yang banyak hidup pada manusia, misalnya Entamoeba gingivalis yang hidup di dalam mulut manusia dan merupakan salah satu penyebab radang gusi.
Untuk mencegah penyakit ini seringlah menggosok gigi untuk mencegah pembusukan makanan yang sangat baik sebagai tempat hidupnya. Entaomeba coli hidup di dalam usus manusia dan bersifat tidak berbahaya, spesies ini bila hidup di dalam perut ruminansia akan membantu proses pencernaan makanannya. Tetapi untuk Entamoeba histolyca bersifat parasit pada usus manusia yang akan menyebakan penyakit diare atau deikanal dengan penyakit amebiasis. Apabila tidak diobati, maka kista Amoeba dapat mencapai hati dan tinggal di dalamnya sampai bertahun-tahun dan suatu saat kista tersebut akan tumbuh dan menyerang organ hati. Untuk itulah, hendaknya selalu mengusahakan supaya makanan/minuman yang kita komsumsi bersih.
2. Foraminifera dan radiolaria
Ciri-Ciri Foraminifera dan Radiolaria adalah memiliki cangkang keras yang mengandung bahan silicon dan kalsium karbonat. Setela mati dan menjadi fosil, cangkang tersebut dapat menentukan umur lapisan bumi dan dapat digunakan sebagai indikator adanya minyak bumi.
Makhluk dengan dinding sel lunak yang disebut forminifera (Sejenis plankton) ini terdteksi oleh kapal selam robot, kaiko milik jepang, oleh yuko Toda dan rekan-rekannya dari Shizuoka University. Kemudian temuan ini dilaporkan dalam majalah science. Dalam tulisan tersebut dijelaskan jalur kekerabatan foraminifera berdinding lunak dan termasuk satu-satunya spesies yang pernah menjelajahi daratan dan lautan. Analisis DNA organisme makhluk baru yang ditemukan ini juga menunjukkan mereka merupakan keluarga orgamsme primitive dari zaman Precambrian.

c. Ciliata (Filum Ciliophora)

 
Protista, Ciri-Ciri Protista, Macam-Macam Protista dan segala pengetahuan tentang Protista
Protista, Ciri-Ciri Protista, Macam-Macam Protista dan segala pengetahuan tentang Protista

Ciri khusus apa yang terdapat di dalam kelompok ciliate? Jika kita amati, ciri yang ada adalah terdapatnya rambut getar atau disebut”silia” yang terdapat pada seluruh permukaan tubuhnya, tetapi ada juga yang hanya terdapat pada sebagian tubuhnya. Apa fungsi dari silia ini?Silia berfungsi untuk bergerak, silia yang terdapat di sekitar rongga-rongga mulut dapat menimbulkan efek pusaran air yang dapat membantu untuk mengumpulkan makanan. Sesuai dengan organ tubuhnya, ciliate hidup di tempat yang berair sepertis awah,rawah atau tanah yang becek.
Ciliata mempunyai sel yang memiliki dua nukleus, yaitu makhronukleus dan mikronukleus. Masing-masing nukleus ini mempunyai tugas sendiri-sendiri, makronukleus mengatur struktur dan metabolism sel dan mikronukleus bertugas untuk mengatur aktivitas reproduksi. Contoh yang terkenal dari Ciliata adalah spesia paramecium.
Dilihat dari bentuknya, Ciliata berbentuk seperti sandal sehingga dikenal sebagai “hewan sandal”, ukuran tubuhnya sekitar 250 milimikron. Seluruh permukaan tubuhnya ditumbuhi beribu-ribu silia dan pangkalnya menancap pada polikel. Silia berfungsi sebagai alat gerak maju dan mundur atau berbelok dengan cara menggetarkan silianya. Lekukan pada permukaan sel seperti itu adalah mulut paramecium yang disebut sitostoma.
Mulut ini berfungsi sebagai jalan makanan masuk dalam kerongkongan sel (Sitofaring) dan ujung sitostoma membentuk Vakuola makanan sehingga makanan dapat dicerna kemudian diedarkan ke seluruh sel, sari makananya masuk ke dalam sitoplasma. Sisa makananya berbentuk padat dan cair, yang padat dikeluarkan melalui membrane sel, sedangkan sisa makanan yang berbentuk cair dikeluarkan melalui vauola berdenyutt yang berjumlah dua buah dan letaknya di ujung sel.
Bagaimana cara paramecium berkembang biak? Pada dasarnya cara paramecium berkembang biak sama seperti yang lain, yaitu secara aseksual dengan pembelahan biner melintang dan cara seksual dengan konjugasi dua sel.
1. Aseksual
Paramecium berkembang biak dengan pembelahan biner, tampat satu sel membelah menjadi dua, meudkain menjadi 4, 8 dan seterusnya. Pembelahan ini diawali dengan mikronukleus yang membela dan diikuti oleh pembelahan makronukleus. Kemudia akan terbentuk 2 sel anak setelah terjadi penggentingan membran plasma. Perlu anda ketahui masing-masing sel anak tersebut identik dan alat sel lainnya mempunyai dua nukleus, sitoplasma.
2. Seksual
Paramecium juga dapat berkembang biak secara kawin (Seksual), yaitu dengan cara konjugasi. Tahukah anda hewan ini tidak dapat dibedakan antara jantan dan betina?
a. Dua Paramecium saling berdekatan lalu saling menempel. Kemudian terjadi dua sel saling menempel pada bagian mulut sel. Membran sel pada sel yang saling menempel tersebut melebar dan terbentuk suatu saluran.
b. Pada bagian masing-masing sel terdapat mikronukleus diploid (2n) yang membelah secara meiosis menjadi 4 mikronukleus haploid (n), sedangkan makronukleusnya tidak mengalami perubahan.
c. Selanjutnya, masing-masing 4 mikronukleus haploid (n), di setiap sel membelah secara mitosis menjadi 8 mikronukleus (n).
d. 8 Mikronukleus (n) yang terbentuk, 7 mikronukleus hancur, sehingga setiap sel hanya memiliki 1 makronukleus.
f. Terjadi saling tukar-menukar mikronukleus, yaitu mikronukleus pindah ke sel lain dan sebaliknya. Mikronukleus yang saling tukar-menukar tersebut melebur dengan mikronukleus yang tidak pindah. Jadi, setelah hasi peleburan itu,setiap sel memiliki mikronukleus diploid.
g. Setiap sel yang telah memiliki mikronukleus diploid (2n), selnya pisah dan konjugasi berakhir. Kemudia 1 mikronukleus membelah secara  mitosis menghasilkan 2 mikronukleus.
h. Salah satu dari 2 mikronukleus itu tumbuh menjadi makronukleus sehingga setiap sel memilikki 1 mikronukleus dan 1 makronukleus.
Anggota ciliata yang hidup bebas, contohnya adalah stentor yang memiliki bentuk seperti terompet, pada bagian mulutnya ditumbuhi silia, sedangkan tangkainya melekat pada substrat. Vorticella berbentuk seperti lonceng bertangkai panjang dan Didinium sebagai pemangsa paramecium.
Selain hidup bebas, ada juga paramecium yang hidup sebagai  parasit, misalnya Balantidium coli, yang bersifat parasit pada manusia, yaitu menyebabkan penyakit diare berdarah yang gejalanya sama dengan penyakit diare. Inang perantara penyaiti ini adalah babi, melalui makanan/minuman yang tercemar oleh kotoran babi yang mengandung Balanditium coli.

d. Sporozoa (Filum Sporozoa)

Protista, Ciri-Ciri Protista, Macam-Macam Protista dan segala pengetahuan tentang Protista
Protista, Ciri-Ciri Protista, Macam-Macam Protista dan segala pengetahuan tentang Protista


Sprozoa merupakan satu-satunya anggota protozoa yang tidak memiliki alat gerak dan bergerak dengan cara meluncurkan tubuhnya dalam medium tempat hidupnya. Sesuai dengan namanya, dia mempunyai ciri khas, yaitu membentuk spora. Sporozoa hidup sebagai parasit. Cara mendapatkan makananya dengan menyerap nutrisi inangnya, misalnya plasmodium yang merupakan anggota sporozoa paling terkenal. Pada manusia, plasmodium menyebabkan penyakit malaria. Penularannya terjadi melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Setelah digigit, plasmodium langsung menyebar di dalam darah dan berkembang biak di dalam hati dan akan menginfeksi sehingga menyebabkan kematian.
1. Jenis-Jenis Plasmodium
Ada empat jenis spesies Plasmodium yang dapat menyebabkan penyakit malaria, masing-masing jenis Plasmodium menimbulkan gejala-gejala tersendiri pada tubuh penderitanya.
a. Plasmodium Vivax, merupakan penyebab malaria tersiana yang bersifat tidak ganas, gejalanya adalah suhu badan pans dingin beganti-ganti setiap 2 hari sekali (48 jam)
b. Plasmodium ovale, merupakan penyebab malaria tersiana yang ganas, gejalanya sama dengan pada malaria tersiana.
c. Plasmodium malaria, penyebab malaria kuartana yang bersifat tak ganas, gejalanya suhu badan dingin setiap 3 hari sekali (72 jam)
d. Plasmodium Falciparum, penyebab malaria kuartana yang bersifat ganas, gejalanya suhu badan panas dingin tak beraturan.
Daerah yang merupakan habitat nyamum Anopheles seperti di wilayah pantai selatan, jawah tengah merpakan daerah yang memungkinkah untuk pemberantasan nyamuk sampai habis, maka yang bisa dilakukan hanyalah menekan populasi nyamuk dengan menambah ikan di persawahan.
2. Cara hidup Plasmodium
Karena Plasmodium ini dalam hidupnya menempati dua inang, yaitu nyamuk dan manusia, maka dia mengalami dua fase siklus hidup. Ada dua daur hidup Plasmodium, yaitu:
a. Fase di dalam tubuh nyamuk (fase sporogoni)
Di dalam tubuh nyamuk ini terlihat plasmodium melakukan reproduksi secara seksual. Pada tubuh nyamuk, spora berubah menjadi makrogamet dan mikrogamet, kemudian bersatu dan membentuk zigot yang menembus dinding nyamuk. Di dalam usus tersebut zigot akan berubah menjadi ookinet – ookista – sporozoit, kemudian bergerak menuju kelenjar liur nyamuk. Sporozoit ini akan menghasilkan spora seksual yang akan masuk dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk.
b. Fase di dalam tubuh manusia (fase skizogoni)
Setelah tubuh manusia terkena gigitan nyamuk malaria, sporozoit masuk dalam darah manusia dan menuju ke sel-sel hati. Di dalam hati ini sprozoit akan membelah dan membentuk merozoit, akibatnya sel-sel hati banyak yang rusak. Selanjutnya, merozoit akan menyerang atau menginfeksi aritrosit. Di dalam aritrosit, merozoit akan membelah diri dan menghasilkan lebih banyak merozoit. Dengan demikian, ia akan menyerang atau menginfeksi pada eritrosit lainnya yang menyebabkan eritrosit menjadi rusak, pecah, dan mengeluarkan merozoit baru. Pada saat inilah dikeluarkan racun dari dalam tubuh manusia sehingga menyebabkan tubuh manusia menjadi demam. Merozoit ini dapat membentuk gametosit apabila terisap oleh nyamuk (pada saat menggigit) sehingga siklusnya akan terulang lagi dalam tubuh nyamuk, demikian seterusnya.
Coba anda pikirkan fase apakah yang terjadi di dalam tubuh manusia?
Selain Plamodium, ada juga anggota sprozoa yang merugikan manusia, yaitu Toxoplasma Gandii, yaitu merupakan penyebab penyakit toksoplasmosis yang menyebabkan meningitis, hepatitis, dan infeksi janin manusia. Jia menyerang janin dalam kandungan, maka bayi yang lahir akan mati atau lahir dengan cacat mental, kebutaan, serta terjadinya pembengkakan hati.
Bagaimana manusia dapat terkena penyakit ini? Penyakit ini antara lain ditulakan melalui makanan, khususnya dagi yang pemasakannya kurang matang, yang sangat baik sebagai tempat hidupnya tropoi (kisya toksoplasma). Bisa juga ditularkan oleh hewan bangsa kucing dan burung, karena didalam sel-sel usus kucing akan terjadi fase seksual dari T. gandii.

b. Protista Mirip tumbuhan
Beberapa ahli berpendapat bahwa protista mirip tumbuhan adalah alga (Ganggang) yang mikroskopis, adapun alaga yang makroskopis termasuk Plantae. Yang termasuk alga mikroskopis adalah Filum Euglenophya, pyrrophya, dan Chryssophyta. Alga Miksroskopis memiliki ciri-ciri khsusus, yaitu dapat befotosintesis sama seperti tumbuhan, tersebar luas di alam, dan dijumpai hampir di segala macam lingkungan yang terkena sinar matahari. Alga renik yang terapung-apung di perairan ini merupakan bagian Fitoplankton yang berguna sebagai sumber makanan penting bagi organism-organisme lain, sama seperti fungsi Protozoa yang suda anda pelajari sebelumnya.
Alga sangat berperan atau dikatakan sebagai dasar permulaan awal rantai makanan karena kegiatan fotosinstesisnya sehingga dinamakan sebagai “produsen primer” bahan organic. Di dalam kegiatan fotosinstesisnya, alga menghasilkan oksigen. Gas ini sangat penting untuk binatang maupun organism lain dalam aktivits respirasi aerobic. Selain itu, juga sangat penting dalam pengendalian polusi dan bahan buangan.
Banyak alga yang mensintesis vitamin A dan D. dengan dimakan ikan, maka vitamin-vitamin itu disimpan di dalam organ (misalnya hati) dan di tempat inilah dapat dieksraksi atau digunakan secara langsung sebagai sumber makanan yang kaya akan vitamin sehingga baik dikonsumsi manusia.
1. Ciri Morfologi Protista yang mirip tumbuhan
Bentuk selnya ada yang tunggal dan multiseluler berbentuk bola, batang, gada dan kumparan ; mempunyai nukleus yang dibatasi membrane dan mengandung butir-butir seperti pati, tetesan minyak seperti lender, dan vakuola. Coba amati dan perhatikan lantai kamr madi di rumah anda, sering lantai kamar mandi licin, hal ini disebabkan pda lantai kamar mandi ditumbuhi alga.
Setiap sel alga mempunyai init dan plastid, dalam plastid terdapat zat-zat warna derivat klorofil dengan warna-warna lain yang berupa fikosianin (warna biru), fukosantin (warna pirang), fikuoeritrin (warna merah). Selain itu, ditemukan pula zat-zat warna xantofil dan karotin sehingga alga mampu berfotosintesis. Alga tidak mempunyai akar, batang dan daun sejati yang disebut sebagai “tubuh yang bertalus”. Alga yang bergerak dilengkapi dengan alat flagella. Ada yang tunggal, berpasangan, atau bergerombol.
2. Cara Berproduksi
Sama seperti protozoa, alga ini berkembang biak secara aseksual dan seksual. Secara aseksual dengan pembelahan biner sederhana dan secara seksual melalui konjuasi gamet yang akan menghasilkan zigot.
3. Jenis-Jenis Filum Protista yang mirip tumbuhan
Protista ini mempunyai beberapa filum sebagai berikut
a. Filum Euglenophyta
Pernahkah andah melihat plankton? Salah satu penyusun plankton adalah kelompok ini, memiliki sel tunggal, dan mempunyai inti yang sesungguhnya. Euglenophyta merupakan kelompok protista yang unik karena dia memiliki sifat mirip tumbuhan dan hewan. Dianggap mirip tumbuhan karena memilikir klorofil a dan b, juga ditemukan karotin sehingga dia akan berfotosintesis. Euglenophya dianggap mirip hewan karena dapat bergerak aktif dengan pertolongan satu atau beberapa bulu cambuk (Flagela) yang keluar dari selnya. Karena mempunyai alat gerak, dia dapat hidup di perairan, misallnya air tawar dan tergenang.
Euglena merupakan anggota yang khas dari kelompok ini, jumnlahnya sekitar 400 spesies. Sel Euglena berbentuk oval memanjang, tidak kaku, tidak mempunyai dinding sel yang berisikan selulose, dan membrane luarnya lentur. Dengan demikian, dia dapat berubah bentuk dengan mudah.
Pada bagian salah satu ujungnya terdapat mulut sel dan dari mulut sel itu tumbuh satu flagella panjang yang digunakan untuk bergerak. Tampak juga bintik mata berwarna merah yang dinamakan stigma, berfungsi unguk membedakan terang dan gelap. Euglena juga mempunyai kerongkongan anterior, meskipun tidak digunakan untuk menalan makann yang berbentuk partikel. Di dalam sel terdapat juga vakuola kontraktil fungsinya sama dengan protozoa.
Bagaimana cara Euglena mendapatkan makananya? Otganisme ini melakukan fotosintesi dalam klorplas dan berisfat autrofik fakultatif. Sebagian besar organism ini mampu memngasmilisai subtansi organic selam fotosintesis. Bahkan, beberapa jenis euglena dapat menelan makanan bberbentuk partikel melalui lubang-lubang sementara yang berada berdekatan dengan kerongkongan.
Bagaimana pula cara dia memperbanyak diri? Pada dasarnya cara berkembang biak euglena sama dengan protozoa, yaitu secara aseksual. Pada umumnya golongan ini berkembang biak secara aseksual dengan pembelahan biner membujur. Selnya yang mempunyai 2 bulu cambuk dan kloroplas yang berbentuk piala serta mengandung pirenoid. Sebelummmembelah, pirenoid melebar melintang dan kedua bulu cambuknya saling berjauhan. Pirenoid dan kloplas lalu mengadakan lekukan dan selnya akan membelah menjadi dua individu baru yang masing-masing dengan saatu bulu cambuk disertai dengan pembentukan stigma.
b. Filum Pyrrophyta
Pyrrophyta disebut sebagai dinoflagelata yang sering dikenal sebgai ganggang api. Mengapa disebut ganggang api? Dia mamp memancarkan cahaya menyala seperti api,, terupa pada saat malam hari di air laut. Hampir seluruh dinoflagelata uniseluler, yaitu tersusun atas satu sel dan bergerak aktif, yaitu memiliki satu flage, mempunyai dinding sel nyata yang terdiri atas lempengan-lempengan yang mengandung selulose, tetapi ada beberapa yang tidak berdinding sel, misalnya Gemnodinium. Ciri khas dari sel ini adalah di sebelah luar sel terdapat celah dan alur serta di dalam terdapat plastid yang mengandung klorofil dan karatinoid sehingga berwarna coklat kekuning-kuningan.
Cara memperbanyak diri pirrophyta sama seperti euglena, yaitu dengan membelah diri. Dinoflagelata hidupm di air tawar maupun di air asin. Beberapa genus, misalnya gonyaulax dapat dijumpai pertumbuhan yang blooming atau red tides (pasang merah) yang menyebabkan air pasang merah dan bersifat beracun di alam sekitar lautan. Beberapa spesiesnya sering menghasilkan racun bagi ikan dalam jumlah yang besar, tetapi tidak ada kerang-kerang yang hidup. Jika suatu saat anda memakan kerang hendaknya berhati-hati sebab ada kerang yang terkena racun, bila ini kita makan kita bisa beracun pula.
Berdasarkan penjelasan tentang euglena ini, menurut pendapat anda apakah dinoflagelata mempunyai arti penting bagi kita? Pikirkan!

c. Filum Chrysophyta
Chrysophyta sering dinamakan alga pirang atau alga keemasan karena mendapatkan warna dari karatinoid cokelat kuning yang disebut fukosantin dan juga memiliki klorofil a dan b; memiliki sel yang bersifat uniseluler dan banyak yang berflagel. Terdiri atas 5300 spesies, 5000 buah yang merupakan diatom. Jadi, sebagian besar kelompok ini adalah Diatom.
Diatom mempunyai bentuk seperti kotak dan mempunyai dinding sel. Selnya tersusun atas dua belahan, yaitu wadah (hipoteka) dan tutup (epiteka). Apabila sel ini membalah, maka pada awalnya diantara wadah dan tutup akan terpisah. Selanjutnya, masing-masing akan membentuk wadah dan tutupnya sendiri. Jadi, bagian tutup (epiteka) membentuk waadah baru (hipoteka) dan bagian wadah akan membentuk tutup baru dan mempunyai ukuran lebih kecil. Setelah terbentuk, jika selnya akan membelah lagi maka prosesnya sama, demikian seterusnya sampai lama kelamaan selnya berukuran sangat kecil sehingga tidak dapat untuk membelah lagi. Jika hal ini terjadi, mka isi sel akan keluar selanjutnya akan membentuk dinding sel baru yang berukuran normal. Reproduksi seksual dengan cara oogami.
Apakah peranan Diatom dalam kehidupan alam? Diatom yang hidup di air tawar maupun lautan mempunyai bagian yang penting dalam kehidupan, yaitu sebagai sumber makanan bagi protista tak berwaarna atau hewan-hewan kecil sehingga dapat memperpanjang kehidupan organisme lainnya. Setelah mati, cangkangnya tidak akan hancur sehingga cangkang tersebut lama kelamaan akan menumpuk di dasar laut sampai berjuta-juta tahun lamanya sehingga dapat membentuk ‘tanah diatom’. ‘Tanah diatom’ ini sangat berguna, antara lain sebagai agen penyaring untuk menjernihkan cairan, sebagai bahan tak tembus suara, bahan penggosok, bahan isolasi, bahan dasar kosmetik, dan penyekat dinamit. Coba anda pikirkan jika satu sentimeter kubik tanah diatom mengandung 4,6 juga cangkang diatom, apabila dimanfaatkan menjadi berbagai produk seperti telah disebutkan, berapa banyak produk yang bisa dihasilkan? Tentu saja hal ini sangat berarti bagi perekonomian kita bukan?
Jika ingin melihat Diatom, anda bisa melakukannya dengan cara kerja seperti pada kegiatan kelompok 1. Hanya menggunakan tanah basah, untuk itu cari tanah yang berwarna kuning keemasan dengan mengambil lapisannya untuk diamati  di bawah miskrosop, kemudian bandingkan hasil pengamatan anda dengan yang ada di buku.
c. Protista mirip jamur
Jamur golongan ini mempunyai struktur tubuh dan cara berproduksi yang berbeda dari kelompok jamur pada umumnya. Gerakan dan reproduksinya mirip dengan Amoeba sehingga dimasukkan dalam anggota protista. Termasuk anggota ini adalah filum Oomycota dan myxomycota.
Beberapa filum pada jamur adalah sebagai berikut :
1. Filum Oomycota / jamur air
Jamur ini hidup di tempat yang lembab atau air, oleh sebab itulah disebut sebagai ‘jamur air’.  Filum Oomyocata terlihat bahwa benag-benag hifanya tidak bersekat melintang dan dijumpai inti dalam jumlah yang banyak. Dinding selnya terdiri atas selulose. Ciri khas dari jamur ini adalah menghasilkan sel berflagela yang berguna untuk berenang di dalam air, sedangkan pada jamur yang lain tidak pernah menghasilkan flagella. Oleh karena itulah filum ini dimasukkan dalam Protista.
Bagaiman cara jamur air memperbanyak diri? Seperti pada organism lain, jamur ini berkembang biak secara aseksual dan seksual. Secara aseksual dia menghasilkan spora berflagel yang disebut “zoopora” dan secara seksual dengan terbentuklah zigot yang tumbuh menjadi oospora yang mempunyai dinding tebal. Pada waktu terjadi fase istirahat, dinding ini digunakan untuk perlindungan, kemudian oospora akan tumbuh menjadi benang-benang baru yang disebut hifa.
Apa peranan jamur ini? Organisme-organisme ini mempunyai sifat ekonomis yang tidak begitu penting. Misalnya, saprolegnia hidup sebagai saprofit pada bangkai-bangkai hewan di air, dengan demikian di dalam air tidak dipenuhi bangkai makhluk hidup dan sampah. Phytophthora (jamur karat putih) sebagai parasit, misalnya P. nicotinae parasit pada tembakau, P. palmifera pada kelapa, P. infestans pada kentang.
2. Filum myxomycota / Jamur lender
Anggota kelompok ini dikenal sebagai jamur lendir karena mempunyai masa berlendir yang menyebar dalam daur hidupnya yang disebut dengan plasmodium. Plasmodium ini mempunyai banyak nukleus.
Apa yang dimaksud dengan ‘pasmodium’? Pengertian ‘plasmodium’ disini tidak sama dengan plasmodium. Plasmodium merupakan masa Protoplasma yang telanjang (Tanpa dinding), ukuran dan warnanya sangat ebragam, dan dapat berubah-ubah bentuknya pada saat merayap di atas permukaan substrat atau medium yang ditempatinya. Dalam keadaan yang mengungtungkan, misalnya tersedia makanan, maka plasmodium dapat bergerak-gerak seperti Amoeba menyerbu makananya tersebut sambil tumbuh, sehingga ukurannya semakin bertambah.
Apabila keadadan tidak sesuai untuk pertumbuhan, misalnya kekeringan atau tidak ada makanan, maka organism ini menjadi tidak aktif dan akan berubah sifatnya menjadi tubuh buah/tangkai-tangkai yang akan menghasilkan spora seperti jamur. Spora tersebut akan tumbuh dan berkembang kemudian menjadi matang. Setelah matang, akan pecah dan akan menyebar dibantu oleh angin. Jika jatuh di temap yang cocok, maka akan berkecambah dan membentuk sel-sel tunggal yang bergerak dengan flagella dan pseudopodia. Selanjutnya, sel-sel itu berpasangan dan mulailah terjadinya pembentukan plasmodium yang baru.
Dengan keunikan dalam daur hidupnya, maka jamur ini dikelompokkan dalam anggota protista seperti jamur.
Makanan apa saja yang dibutuhkan jamur tersebut?Jika kita lihat dari tempat hidupnya, yaitu hidup di hutan basah, batang kayu  yang membusuk, sampah basah, tanah lemap, maka makanan yang dibutuhkan adalah bahan organis, bakteri, daun, atau kayu-kayu yang mati.
Makanan apa saja yang dibutuhkan jamur tersebut? Jika kita lihat dar tempat hidupnya, yaitu hidup di hutan basah, batang kayu yang membusuk, sampah basah, tanah lembap, maka makanan yang dibutuhkan adalah bahan organic, bakteri, daun, atau kayu-kayu mati.
Salah satu jamur adalah jamur lendir, jamur lendir dikelompokkan dalam dua tipe, yaitu jamur lendiri tidak bersekat seperti physarum dimasukkan dam Myxomycota dan jamur lendir bersekat seperti dictyostelium discoideum dimasukkan dalam Acrasiomycota. Apa perbedaan kedua tipe jamur tersebut? Karena Myxomycota tidak bersekat maka sel-selnya tidak dapat dipisahkan dan mempunyai inti, sedangkan yang bersekat Acrasiomycota berupa kumpulan sel-sel yang dapat dipisahkan.
Apa peranan jamur lendir bagi kehidupan? Sama halnya dengan jamur air, beberapa jamur lendir jika hidup parasit pada tanaman akan menginfeksi akar tanaman yang menyebabkan pembengkakan akar dan penyakit yang dikenal dengan “bengkak akar”. Tanaman yang terserang jamur ini akhirnya akan membusuk dan lamakelamaan akan mati. Infeksi terjadi bila zoospore menembus anak akar tanaman inangnya dan segera menjadi miksamoeba (organism amoeboid yang telanjang) yang tumbuh menjadi plasmodium. Selanjutnya, plasmodium akan tumbuh sehingga ukurannya bertambah yang mengakibatkan akar-akar tanaman inang membengkak. Saat infeksi tanaman inang sampai sel-sel itu menjadi busuk, kemudia spora-spora dibebaskan dan siap menginfeksi bibit tanaman baru, seperti pada kubis dan kentang yang dapat rusak sehingga menyebabkan tanaman menjadi kerdil dan akhirnya akan mati sebelum waktunya. Misalnya, phytium penyebab penyakit rebah semai yang merusak bibit tanaman.
Rangkuman :
Protista merupakan mikroorganisme eukariota yang memiliki ciri menyerupai hewan, tumbuhan dan jamur
Protista dibedakan menjadi tiga kelompok, yaitu protista mirip hewan, protista mirip tumbuhan, dan protista mirip jamur
Protista mirip hewan adalah golongan protozoa. Protozoa dimasukkan dalam kelompok kosmopolit yang hidup di perairan sebagai zooplankton. Ada pula yang hidup di daratan basah, bersifat saprofitik sehingga sangat berperan dalam keseimbangan ekologi.
Bila berada dalam keadaan bahaya,protozoa dapat membentuk sista.
Cara reproduksi protozoa dengan cara pembelahan biner dan konjugasi
Berdasarkan alat geraknya, protozoa dibagi menjadi empat kelas, yaitu Flagellata, Rhizopoda, Ciliata, dan sporozoa.
Protozoa yang bermanfaat bagi manusia, antara lain Foraminifera dan Radiolaria, yaitu sebagai indikator sumber minyak bumi. Adapun protozoa juga bisa merugikan manusia, misalnya dapat menyebabkan penyakit tidur (Trypanosoma gambiense), penyakit kelamin (Trichomonas Vaginalis), penyakit disentri (Entamoeba histolitica), dan penyakit malaria (Plasmodium).
Protozoa mirip tumbuhan adalah alga yang mikroskopis, antara lain Euglenophyta, Phyrophyta, dan Chrysophyta. Peranan yang penting bagi kehidupan adalah peran diatom yang dapat membentuk tanah diatom. Tanah ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan penggosok, bahan isolasi, kosmetik dan penyekat dinamit.
Protista mirip jamur adalah jamur yang mikroskopis, yaitu Oomycota dan Myxomycota.


Penelusuran yang terkait dengan protista

pengertian protista
klasifikasi protista
ciri-ciri protista
protista mirip hewan
kingdom protista
protista mirip tumbuhan
protista ppt
protista mirip jamur

0 Response to "Protista, Ciri-Ciri Protista, Macam-Macam Protista dan segala pengetahuan tentang Protista"

Posting Komentar